![]() |
| Pimpinan Cabang BRI Pematangsiantar, Alvin Nur Muhammad |
Pematangsiantar -- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Kantor Cabang (Kanca) Pematangsiantar terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Upaya tersebut diwujudkan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun.
Program penyaluran KUR ini menjadi salah satu langkah nyata BRI dalam memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat. Dengan menyasar pelaku UMKM di berbagai sektor, BRI berupaya menghadirkan solusi permodalan yang mudah dijangkau dan tepat sasaran, sehingga mampu mendorong pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.
Pimpinan Cabang BRI Pematangsiantar, Alvin Nur Muhammad, Selasa (27/1) menyampaikan bahwa penyaluran KUR merupakan bagian dari peran strategis BRI sebagai bank yang fokus pada pemberdayaan ekonomi rakyat. Hal ini sejalan dengan visi BRI dalam memperkuat sektor usaha mikro sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Menurut Alvin, penyaluran KUR tidak hanya sebatas memberikan pinjaman modal, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha para pelaku UMKM. Dengan dukungan pembiayaan yang tepat, pelaku usaha diharapkan mampu mengembangkan bisnisnya secara lebih optimal dan berdaya saing tinggi.
Ia menambahkan, KUR BRI dirancang dengan skema yang memudahkan masyarakat, mulai dari bunga rendah hingga proses pengajuan yang cepat. Kemudahan tersebut menjadikan KUR sebagai solusi pembiayaan yang inklusif dan dapat diakses oleh berbagai lapisan pelaku usaha, termasuk yang sebelumnya belum tersentuh layanan perbankan.
“BRI berkomitmen untuk terus hadir mendampingi pelaku UMKM,” ujar Alvin. Ia menegaskan bahwa pihaknya ingin memastikan akses pembiayaan yang adil dan berkelanjutan, sehingga UMKM dapat tumbuh, naik kelas, dan memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah.
Sepanjang tahun 2025, BRI Pematangsiantar telah berhasil menyalurkan KUR sebesar Rp722,2 miliar ke berbagai sektor produktif. Penyaluran tersebut mencakup sektor perdagangan, pertanian, perkebunan, jasa, hingga industri rumah tangga yang menjadi penopang utama ekonomi masyarakat setempat.
Penyaluran KUR ini turut didukung oleh jaringan layanan yang luas, yakni 14 BRI Unit, satu Kantor Cabang Pembantu, serta lebih dari 90 tenaga marketing yang aktif memberikan pendampingan dan edukasi keuangan. Selain itu, BRI juga mendorong UMKM untuk memanfaatkan layanan digital seperti BRImo, Qlola, serta merchant QRIS agar semakin adaptif dan kompetitif di era digital. Melalui langkah berkelanjutan ini, BRI Pematangsiantar optimistis dapat memperkuat ketahanan ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Laporan: Tim BRIPOS.MY.ID
Editor: Redaksi

0 Komentar